Muda Bersusah Payah Tua Menikmatinya

Bismillah...

Kita memang tidak bisa meramalkan masa depan tetapi kita bisa bisa merencanakan masa depan, sekarang usia saya 24 tahun berarti masih banyak waktu untuk merencanakan masa depan ,usia 24 bisa di katakan usia produktif, saya adalah seorang dosen di sebuah universitas swasta, dosen seperti saya yang belum diangkat menjadi PNS, pastinya saya harus ekstra menabung untuk menyiapkan dana pensiun, kalau jadi PNS kan enak dapat tunjangan dan uang pensiun aahhh tapi saya tidak mau mengharapkan dan berandai-andai menjadi PNS kalau dapat yah Alhamdulillah, kalau tidak nanti saya kecewa berat ehehe, daripada menharapkan sesuatu yang tidak pasti mendingan ambil jalan terpahit dulu, itu adalah prinsip saya.

"Pensiun terencana hari tua bahagia" sewaktu saya mau mengurus token e-bannking BNI yang baru di kantor cabang Bintara-Bekasi, waktu itu antrian lumayan agak panjang di Customer Service, daripada saya bengong mending saya baca-baca, seperti biasa saya suka "iseng" ambil selebaran BNI yang berada di sebelah kanan bangku antrian, dan selebaran yang saya ambil salah satunya info BNI simponi.
Dan akhirnya antirian ku di panggil oleh customer service BNI, setelah panjang kali lebar ngobrol dengan CSnya yang ramah, aku suka bolak-balik ke BNI cabang Bintara sampai mbak-mbak cs hafal sama aku ehhee :D iseng-iseng aku tanya tentang BNI Simponi, saat itu aku belum tertarik untuk mengikuti progran BNI Simponi

Saat aku mau check saldo transaksi, aku melihat iklan listing di www.bni.co.id ada tulisan BNI Simponi, aku jadi penasaran aku baca baik-baik info BNI Simponi, waah aku mulai tertarik untuk ikutan, dan saya langsung ingat sebuah hadist
“Manfaatkanlah lima (keadaan) sebelum (datangnya) lima (keadaan yang lain) yaitu hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
Nah dari hadist itu kita memang harus mempersiapkan masa tua di masa muda dan menyiapkan bekal di masa tua selagi muda

Eh dari tadi saya ngomongin BNI Simponi, jangan-jangan pada binggung apa itu BNI Simponi?
adalah layanan program pensiun yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  (DPLK BNI) sejak tahun 1994 berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun.
Tau gak teman-teman ternyata siapa saja bisa mendaftar menjadi nasabah BNI Simponi seluruh lapisan masyarakat apapun profesinya, baik itu pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD, dokter, notaris, konsultan, akuntan, pengacara, arsitek, pedagang, petani, buruh, mahasiswa dan lain sebagainya yang menginginkan kesejahteraan di masa purna tugas
berarti mahasiswa kaya saya bisa dong yah? :D *makin tambah girang

Nah gara-gara baca BNI Simponi melulu saya jadi beneran ikutan mendaftar besok, Insya Allah, yang lebih woow lagi ialah kita bisa bayar iuran minimal 50.000, hari gini uang Rp 50.000 itu udah tidak artinya beli pulsa aja lebih dari 50.000 dalam sebulan, dan setoran awal Rp 250.000 muraaaah banget kan? harga kontrakan aja sebulan lebih dari itu, adalagi ih berita yang bikin makin tercengang, setelah memasuki usia pensiun, peserta berpeluang untuk mendapatkan manfaat pensiun bulanan seumur hidup, setelah itu akan diteruskan kepada ahli waris (dhi. janda/duda dan sampai dengan anak yang terkecil dengan ketentuan belum berumur 25 tahun/belum menikah/belum bekerja)
ya ampuuuun BNI Simponi ini bikin kita menjadi aman dan bahagia menghadapai masa tua yah hhee :D

Pengembangan yang diberikan kepada peserta BNI Simponi
Besarnya hasil pengembangan yang diberikan tergantung pada bunga yang berlaku di pasar pada saat itu dan tergantung paket investasi yang dipilih peserta yang terdiri atas :
75%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 25% (Obligasi)
50%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Obligasi)
100% (Deposito dan/atau Pasar Uang)
100% (Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah)
50%   (Deposito, Pasar Uang dan/atau Obligasi Syariah) dan 50% (RD Syariah)
50%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Reksadana dan/atau Saham)
50%   (Obligasi); 50% (Reksadana dan/atau Saham)

Nah untuk mengantisipas kalau saya males ke Bank yah tinggal autodebit saja dari tabungan debit, nah kalau kita ingin menghitung sendiri pengembangan dana kita bisa klik disini

KLIK GAMBAR


BNI Simponi memberikan manfaat pensiun dalam 4 kategori, yaitu :
  1. Pensiun Normal, yang diberikan pada saat peserta mencapai usia pensiun sesuai dengan usia yang ditetapkan peserta di awal masa kepesertaan. (minimal usia 45 tahun).
  2. Pensiun Dipercepat, diberikan kepada peserta yang minimal berusia 10 tahun sebelum usia pensiun normal dan berhenti dari kepesertaan.
  3. Pensiun Cacat, dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap sehingga tidak bisa melanjutkan iurannya
  4. Pensiun Meninggal Dunia, diberikan bila peserta meninggal sebelum usia pensiun normal yang mana pensiunnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang ditunjuk. Oleh sebab itu nanti saat akan mengisi formulir kita perlu memilih siapa yang akan jadi ahli waris kita nantinya.

Postingan ini diikutsertakan dalam BNI Blogging Competition
http://bit.ly/BNI_Simponi